Yayasan Bina Mandiri Utama

YABIMU
Yayasan Bina Mandiri Utama
         
Alamat/Address: Jalan Pipit Kali Harapan, Tromol Pos 27, Nabire Papua, Irian Jaya; Telp.: 0984-23221; Fax.: 0984-21445
Email: yabimu@jayapura.wasantara.net.idContact person: Drs. Fransiscus Tekege (Direktur Eksekutif)


Latar belakang dan tujuan: Yayasan Bina Mandiri Utama (YABIMU) didirikan pada tanggal 1 Mei 1996, oleh sejumlah putra daerah Paniai yang sedang belajar di Jakarta. Ide pendirian yayasan ini dipacu oleh keinginan putra Paniai untuk mengembangkan peternakan ayam di Bogor dalam rangka menambah penghasilan guna membiayai studi mereka. Kemudian ide yang semula bersifat praktis ini dikembangkan lebih jauh untuk meningkatkan sumber daya manusia masyarakat Paniai yang cenderung tersingkir oleh bias pembangunan. Sedangkan tujuan yayasan ini adalah meningkatkan kualitas hidup penduduk lokal Paniai dengan menyediakan pelayanan dukungan lewat pemberdayaan potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia dalam pembangunan yang berkelanjutan.  Bidang kegiatan: Bidang-bidang kegiatan utama lembaga ini meliputi pertanian dan peternakan, air bersih dan sanitasi, wanita dalam pembangunan, gender, usaha kecil dan per­koperasian, hukum, lingkungan hidup, hak asasi manusia, demokrasi, hutan kemasyarakatan serta masalah buruh dan ketenagakerjaan. Sementara bentuk-bentuk kegiatannya meliputi pendidikan dan pelatihan, pengembangan dan pendampingan masyarakat dan advokasi.  Program: Lembaga ini telah melakukan berbagai program kegiatan antara lain proyek income generating, peternakan ayam broiler, pelatihan koperasi kredit, pelatihan dan lokakarya penyadaran hukum dan lingkungan dan program pemberdayaan masyarakat adat.  Sumber dana: Sumber dana lembaga ini berasal dari tiga sum-ber utama, yakni iuran dan sumbangan anggota, bantuan hibah (grant) dari lembaga internasional dan bantuan dari badan atau lembaga dalam negeri non pemerintah. (Lembaga/badan yang pernah bekerjasama/membantu antara lain, Pemerintah Daerah Tingkat I Irian Jaya, LPPS-KWI, CCFD, Bilance dan USAID).  Keanggotaan dan wilayah kerja: Untuk tingkat regional tercatat sebagai anggota Forum Kerjasama LSM Irian Jaya, Konsorsium Penguatan Masyarakat Adat, dan Jaringan Pemetaan Partisipatif. Sedangkan untuk tingkat nasional tergabung dalam keanggotaan Walhi dan INFID. Wilayah kerjanya meliputi tiga kabupaten yakni kabupaten Nabire, Paniai dan Puncak Jaya.  Staf: Lembaga ini memiliki 16 orang staf, 12 orang di antaranya berstatus sebagai staf tetap dan 4 orang staf tidak tetap. Sedangkan dilihat dari fungsinya, 2 orang tergolong staf profesional dan 5 orang staf administrasi. Background and purpose: Bina Mandiri Utama Foundation was established on May 1, 1996 by several youths of Paniai who at that time were studying in Jakarta. The idea to form this foundation is motivated by the intention of Paniai youths to develop chicken breeding in Bogor to allow them to have more income to pay for their study. Later this idea was developed further to improve the human resources in Paniai community who tend to be neglected by the development bias. Therefore this foundation is aimed at improving the quality of life of the Paniai community by providing support through the empowerment of natural and human resources in a sustainable development.  Area and form of activities: In its activities this foundation pay attention to agriculture and breeding cattle, clean-water and sanitation, women in development, gender issue, small business and cooperative, law, environment, human rights, democracy, community forest as well as labor and man power issue. The forms of those activities cover education and training, community development and assistance and advocacy.  Program: Since it was formed this foundation has done various programs such as income generating, chicken breeding, credit cooperative training, training and workshop on legal awareness and environment and the program of indigenous people empowerment.  Funding sources: This foundation has 3 sources of fund, that is, membership fee and donations from the members and grants from international agencies as well as financial help from domestic non-governmental institutions. The institutions which have helped are, among others, the government of the Irian Jaya province, LPPS-KWI, CCFD, Bilance and USAID.  Membership and working area: This foundation is member of several organizations or networks. Regionally this foundation is a member of NGOs Coordination Forum of Irian Jaya, Consortium for Indigenous People Empowerment, Participatory Mapping Network. Nationally this foundation joins WALHI and INFID. Its operation area is Nabire, Paniai and Puncak Jaya district. Staf: The number of people who manage this foundation is 16 staffs, 12 of them are full-time staffs and 4 are part-time. Two of them are considered professionals and 5 administrative staffs.

Postingan terkait: