LBH Surabaya

LBH Surabaya
Lembaga Bantuan Hukum Surabaya
Surabaya Legal Aid Foundation
Alamat/Address: Jl. Kidal No. 6, Surabaya 60131; Tel.: (031) 5022273; 5024826; Fax.: (031) 5024717; E-mail: lbhsby@indo.net.idContact person: Indro Sugianto, S.H. (Direktur)

Latar belakang dan tujuan: Didorong oleh adanya sistem dan struktur kehidupan masyarakat yang tidak adil dan tidak demokratis, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya berdiri. Lembaga yang secara resmi lahir tanggal 10 November 1983 bertujuan untuk mencapai tatanan masyarakat dalam sistem dan struktur yang adil dan demokratis. 
Bidang dan bentuk kegiatan: Bidang kegiatan utama lembaga ini mencakup pertanian, gender, hukum, lingkungan hidup, hak asasi manusia, demokrasi, sektor informal, pembangunan perkotaan, hutan kemasyarakatan, perburuhan, hak sipil dan politik, dan perlindungan konsumen. Sementara bentuk-bentuk kegiatannya mencakup studi, penelitian, survai, pendidikan dan pelatihan, pengembangan dan pendampingan masyarakat, penerbitan, advokasi, seminar, indok (informasi dan dokumen­tasi), jaringan kerja, dan pengorganisasian.  Program: Program yang sering dilakukan lembaga ini adalah pengkajian dan advokasi berbagai masalah pertanahan, lingkungan, perburuhan dan hak sipil rakyat. 
Publikasi: Menerbitan buku Insiden Nipah, buletin bulanan Paralegal dan FADS, dan jurnal Aksi. 
Sumber dana: Dana untuk menggerakkan kegiatan lembaga ini terutama diperoleh dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). 
Keanggotaan dan wilayah kerja: Lembaga ini merupakan anggota dari FORDA WALHI, WALHI PUSAT, KKBJT, KSUN, KSUB, IKADIN, PLK, KPA, KONTRAS, KOPBUMI, KIPP, JUANDA, Lawyer for Environment Law, INFID, International Jurist, Aliansi Pengacara untuk Masalah Lingkungan. Wilayah kerjanya seluruh wilayah kesatuan Republik Indonesia. 
Staf: Lembaga ini digerakkan oleh 19 staf tetap, 2 staf tidak tetap, 11 staf profesional, 10 staf administrasi.
Background and purpose: The formation of Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya on 10 November 1983 was a response to the social structure, which was unjust and undemocratic. The organization’s purpose is to create a social system which is just and democratic.  Area and form of activities: LBH Surabaya focuses on agri­culture, gender, law, environment, human rights, democracy, informal sector, urban development, community forest, labor, civil and political rights, and consumers protection. Meanwhile, the forms of activities carried out in these fields are study, research, survey, education and training, community develop­ment and facilitation, publication, advocacy, seminar, infor­mation and documentation, networking, and organization. 
Program: Most programs carried out by the foundation are analyses and advocacy for various problems related to land, environment, labor and civil rights. 
Publication: LBH has published a book titled Insiden Nipah, monthly bulletin Paralegal and FADS, and a journal called Aksi. 
Funding sources: The funds used by LBH Surabaya for financing its activities mainly come from Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI). 
Membership and working area: LBH Surabaya is a member of the Regional Forum of WALHI, WALHI Pusat (National WALHI), KKBJT, KSUN, KSUB, IKADIN, PLK, KPA, KONTRAS, KOPBUMI, KIPP, JUANDA, Lawyer for Environment Law, INFID, International Jurist, and Alignment of Environment Lawyers. It operates in areas throughout Indonesia. 
Staff: Nineteen full-time and 2 part-time staff members operate LBH Surabaya. They are comprised of 11 professional and 10 administration workers.

Postingan terkait: